Sejatinya…
Di setiap kampus pasti terdapat sebuah UKM untuk menampung semua kebutuhan jiwa seni para mahasiswanya, baik berupa tarik suara, pers kampus, pecinta alam, dan lain-lain. Hal itupun berlaku di kampus tercinta La Tansa Mashiro.
Salah satunya adalah LDK (Lembaga Dakwah Kampus) At-Tauhid, ketua umum nya adalah Muhamad Aris, salah satu mahasiswa STAI jurusan Tarbiyah. UKM ini bergerak dibidang kerohanian, seperti layaknya UKM yang lain, UKM ini pun memiliki struktur organisasi, di mulai dari ketua umum hingga anggoata yang bernaung di bawah UKM ini.
Selanjunya adalah ASIBA, meskipun kurang terdengar gaungnya serta sempat vakum dikarenakan kepengurusan yang sekarang tidak mengetahui struktur organisasi dari kepengurasan yang lama, namun UKM ini tetap eksis dan melenggang indah di jalurnya. Ketua umum dari UKM ini adalah Hendrik Sugara, mahasiswa STAI ini memiliki kegiatan yang ia dan teman-temannya bina dalam UKM ASIBA tersebut, beberapa diantaranya adalah latihan aubade dan kasidahan serta membuat kerajinan lainnya yang tentu sangat di tentukan oleh intuisi mereka dalam mereka-reka pernak-pernik yang akan di ciptakan. Adapun untuk program ke depan, ASIBA memiliki target kerja seperti panggung budaya, yang meliputi pensi, festival band serta teather yang bekerjasama dengan DISPORABUDPAR.
Selain itu, terdapat UKM lain yang begitu akrab dengan alam dan rimba raya. Itulah PALAPA program mingguan mereka adalah mengadakan latihan fisik yang bertujuan untuk menigkatkan ketahanan tubuh serta kahlian fisik dalam menaklukan alam. Di ketuai oleh Lina Salamah, salah satu mahasiswa STIE manajemen semester VI ini. Beberapa prestasi pun pernah di raih oleh UKM ini, hal tersebut tentunya memberikan rasa bangga tersendiri bagi kampus dan anggota PALAPA tersebut khususnya.
Dan Tak Lupa LAMSA yang bergerak dalam bidang olah raga ini pernah meraih beberapa kejuaraan seperti halnya pada kegiatan PORDA BANTEN yang dilaksanakan pada bulan Desember 2008. Lamsa sempat meraih juara dalam pertandingan sepak bola. Amir Mahmud yang akrab disapa amonk tersebut merupakan Ketua LAMSA saat ini di La Tansa Mashiro.
Seolah tak mau ketinggalan informasi, Mahasiswa pun membentuk UKM baru yang diberi nama Tintamas (Team News Of La Tansa Mshiro), UKM ini bergerak dibidang kejurnalistikan walaupun untuk saat ini berita yang dimuat masih dalam sekup intern kampus. Kedepan Tintamas akan akan lebih eksis lagi dengan menampilkan berita-berita terbaru khususnya tentang sesuatu yang terjadi di lebak dan isu nasional. UKM yang diketua oleh Eko Purnomo sidik ini mempunyai lebih kurang 15 Crew.
Pesan dari seluruh ketua UKM di kampus La Tansa ini “tetap eksis dan harus harmonis dengan UKM lainnya, tidak ada salahnya andai kita duduk bersama dan merumuskan rancangan kegiatan untuk kemajuan kampus La Tansa Mashiro tercinta, tanggalkan individualisme untuk mencapai satu kalimat LA TANSA ADALAH KITA”. Astra’Gk
Selengkapnya...
Jumat, 20 Februari 2009
Intip UKM La Tansa Mashiro
La Tansa Siap Gunakan System E-Learning
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan E-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (content) dan sistemnya. Saat ini konsep e-learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasie-learning di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas) maupun industry (Cisco, IBM, Oracle, dsb).
Bergabagi pengertian tentang e-learning saat ini sebagian besar meggacu pada pembelajaran yang menggunakan teknologi internet. Seperti pengertian dari Rosenberg menekankan bahwa e-learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini senada dengan Cambell (2002), Kamarga (2002) yang intinya menggunakan media internet dalam pendidikan sebagai hakikat e-learning. Bahkan Onno W. Purbo (2002) menjelaskan bahwa istilah “e” atau singkatan dari elektronik dalam e-learning digunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pengajaran lewat teknologi internet.
Dikatakan oleh Darin E. Hartley bahwa: e-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, internet atau media jaringan komputer lain. LearnFrame.Com dalam Glossary of e-learning Terms [Glossary, 2001] menyatakan suatu definisi yang lebih luas bahwa: e-learning adalah system pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer maupun komputer stand alone.
Pengertian tersebut menyempitkan arti “elektronik” pada huruf “e”dalam istilah “e-learning”. Selain karena, selain komputer juga masih terdapat alat-alat elektronik lainnya yang digunakan sebagai media pembelajaran, misalnya radio, tape audio/video, tv interaktif, cdrom, LCD Proyektor, OHP. Sebelum internet ditemukan, alat-alat tersebut sudah terlebih dulu digunakan sebagai media pembelajaran statis maupun interaktif. Mahasiswa bisa menggunakan tape recorder untuk merekam ceramah dosen di kelas untuk didengarkan dilain waktu. Dosen juga menggunakan OHP untuk mempresentasikan materi kuliahnya kepada mahasiswa sehingga hanya menuliskan materi di papan tulis seperlunya saja. Dosen juga dapat memberikan salinan dokumen materi kuliah dan referensi dalam bentuk CDROM kepada mahasiswanya untuk dipelajari dirumah. Media-media elektronik tersebut sangat membantu mahasiswa agar bisa lebih menguasai materi kuliah.
Istilah e-learning sepertinya terinspirasi oleh istilah e-mail yang lebih dulu popular yaitu electronic mail (surat menyurat melalui internet). Dimana untuk pengertian e-mail inipun menurut dirasa kurang tepat karena yang namanya elektronik tidak hanya internet saja, namun juga meliputi alat-alat lain seperti mesin fax dan telegram juga bisa sebagai alat penyampai surat elektronik. Namun tidak dibahas secara detail disini tentang e-mail karena akan memperlebar topic utama bahasan makalah ini.
E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan adalah jaringan komputer. Dengan dikembangkannya di jaringan komputer memungkinkan untuk dikembangkan dalam bentuk berbasis web, sehingga kemudian dikembangkan ke jaringan komputer yang lebih luas yaitu internet, inilah makanya system e-learning dengan menggunakan internet disebut juga internet enabled learning. Penyajian e-learning berbasis web ini bisa menjadi lebih interaktif. Informasi-informsai perkuliahan juga bisa real-time. Begitu pula dengan komunikasinya, meskipun tidak secara langsung tatap muka, tapi forum diskusi perkuliahan bisa dilakukan secara online dan real time. System e-learning ini tidak memiliki batasan akses, inilah yang memungkinkan perkuliahan bisa dilakukan lebih banyak waktu. Kapanpun mahasiswa bisa mengakses system ini. Aktifitas perkuliahan ditawarkan untuk bisa melayani seperti perkuliahan biasa. Ada penyampaian materi berbentuk teks maupun hasil penyimpanan suara yang bisa di download, selain itu juga ada forum diskusi, bisa juga seorang dosen memberikan nilai, tugas dan pengumuman kepada mahasiswa.
Tentunya sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Lebak yang menghasilkan lulusan-lulusan terbaik dan berkualitas, La Tansa mempunyai peranan yang begitu besar dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlakul karimah. Dengan penggunaan sistem e-learning yang akan di terapkan di La Tansa tentunya akan membawa perubahan terhadap kondisi pembelajaran yang lebih aktif dari sebelumnya. Astra’Gk
Selengkapnya...
